Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Yogyakarta—Dalam upaya menumbuhkan budaya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini sekaligus mencetak generasi muda yang peduli terhadap isu transportasi, Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Pembekalan 15 Besar Peserta Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat SMA/SMK/MA Sederajat DIY Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (10/6/2026) di Ruang Rapat Kendalisodo Dinas Perhubungan DIY dan diikuti oleh 15 peserta terbaik hasil seleksi tingkat daerah beserta guru pendamping.

Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan merupakan program yang secara rutin dilaksanakan sebagai salah satu bentuk pembinaan kepada pelajar agar memiliki pengetahuan, kepedulian, serta kemampuan untuk menjadi agen perubahan dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas. Melalui program ini, pelajar tidak hanya dituntut memiliki pemahaman teoritis mengenai keselamatan transportasi, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan, inovasi, serta aksi nyata yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kegiatan pembekalan menjadi tahapan penting dalam rangkaian seleksi karena bertujuan memperkuat kapasitas peserta sebelum memasuki proses penilaian berikutnya. Selain meningkatkan wawasan, pembekalan juga menjadi sarana bagi peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai berbagai isu transportasi yang berkembang saat ini, mulai dari keselamatan lalu lintas, perkembangan teknologi transportasi, hingga tantangan mewujudkan sistem transportasi yang berkelanjutan.

Acara dibuka dengan sambutan dan arahan dari Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Widyastuti, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa keselamatan lalu lintas merupakan salah satu isu penting yang memerlukan perhatian dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Data kecelakaan lalu lintas yang masih didominasi oleh kelompok usia produktif menjadi pengingat bahwa edukasi keselamatan harus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk kepada kalangan pelajar.

Beliau juga menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun budaya keselamatan lalu lintas. Sebagai kelompok yang dekat dengan perkembangan teknologi, pelajar diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menyebarluaskan pesan-pesan keselamatan kepada teman sebaya maupun masyarakat luas melalui berbagai media dan pendekatan yang kreatif.

Lebih lanjut, Chrestina Erni Widyastuti menyampaikan bahwa tantangan transportasi ke depan akan semakin kompleks. Perkembangan teknologi digital, perubahan pola mobilitas masyarakat, serta tuntutan terhadap transportasi yang aman dan ramah lingkungan membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap aspek keselamatan. Oleh karena itu, ajang Pelajar Pelopor diharapkan dapat menjadi wadah bagi lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan transportasi.

Pada sesi pembekalan, peserta memperoleh materi bertajuk “Keselamatan Lalu Lintas dan Transportasi Berkelanjutan di Era Digital” yang disampaikan oleh Dr. Nindyo Cahyo Kresnanto, S.T., M.T. Materi tersebut mengupas berbagai aspek keselamatan lalu lintas yang relevan dengan kondisi saat ini, termasuk pemanfaatan teknologi dalam mendukung sistem transportasi yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, peserta diajak memahami bahwa keselamatan lalu lintas tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan regulasi, tetapi juga dipengaruhi oleh perilaku pengguna jalan. Oleh karena itu, kesadaran, kedisiplinan, dan tanggung jawab setiap individu menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai konsep transportasi berkelanjutan yang mengedepankan keseimbangan antara kebutuhan mobilitas masyarakat, perlindungan lingkungan, dan keselamatan pengguna transportasi.

Selain materi terkait keselamatan lalu lintas, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai penulisan karya tulis ilmiah yang disampaikan oleh Zulvan Kheidir ‘Aliy. Materi ini diberikan untuk membantu peserta dalam menyusun karya tulis yang akan menjadi salah satu komponen penilaian dalam ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Tahun 2026.

Melalui sesi tersebut, peserta dibimbing untuk memahami tahapan penyusunan karya tulis ilmiah yang baik dan sistematis, mulai dari proses identifikasi masalah, pengumpulan data, penyusunan kerangka tulisan, hingga penyampaian rekomendasi yang dapat diterapkan secara nyata. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menyusun gagasan yang inovatif, berbasis data, serta relevan dengan kondisi transportasi yang dihadapi masyarakat saat ini.

Karya tulis ilmiah menjadi salah satu media bagi peserta untuk menuangkan ide dan kreativitas dalam menjawab berbagai tantangan transportasi. Oleh karena itu, kemampuan berpikir kritis, analitis, dan solutif menjadi kompetensi yang terus didorong melalui kegiatan pembekalan ini.

Sepanjang kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari aktifnya peserta dalam mengikuti setiap sesi, menyampaikan pertanyaan, serta berdiskusi dengan narasumber. Berbagai topik menarik terkait keselamatan lalu lintas, perilaku pengguna jalan, transportasi publik, pemanfaatan teknologi digital, hingga inovasi transportasi masa depan menjadi bahan diskusi yang memperkaya wawasan peserta.

Interaksi yang terbangun selama kegiatan tidak hanya memperluas pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan, tetapi juga mendorong munculnya berbagai perspektif baru mengenai peran generasi muda dalam mendukung pembangunan sektor transportasi. Melalui diskusi tersebut, peserta didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna transportasi yang baik, tetapi juga menjadi individu yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan keselamatan lalu lintas di lingkungan sekitarnya.

Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Dinas Perhubungan DIY dalam mendukung terciptanya sumber daya manusia yang unggul di bidang transportasi. Pembinaan kepada generasi muda dinilai sebagai investasi jangka panjang yang penting untuk mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, nyaman, dan berkelanjutan.

Melalui Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tahun 2026, Dinas Perhubungan DIY berharap akan lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki prestasi dan kemampuan akademik yang baik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan transportasi. Para peserta diharapkan mampu menjadi teladan, penggerak, sekaligus penyambung pesan keselamatan lalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan partisipasi aktif generasi muda, upaya mewujudkan budaya keselamatan berlalu lintas di Daerah Istimewa Yogyakarta diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Keselamatan lalu lintas bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama yang perlu dibangun melalui kesadaran, kepedulian, dan aksi nyata dari seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.


Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menggelar kegiatan NGOPI #2 (Ngobrol Permasalahan Transportasi) pada Kamis, 23 April 2026. Mengusung tema “Sampai Tujuan... atau Jadi Kenangan? Keselamatan Transportasi: Dari Patuh Menuju Sadar”, kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Dishub DIY mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.


User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Yogyakarta, 21 April 2026 — Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap arah pembangunan transportasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dinas Perhubungan DIY kembali menyelenggarakan kegiatan NGOPI (Ngobrol Permasalahan Transportasi) dengan tema “Sosialisasi Arah dan Kebijakan Transportasi DIY”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026, pukul 09.00 hingga 11.30 WIB secara daring melalui Zoom Meeting serta disiarkan langsung melalui kanal YouTube Dinas Perhubungan DIY.


User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive

Menjelang Hari Raya Idulfitri, tradisi mudik menjadi momen yang dinantikan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Selain menggunakan transportasi umum, sebagian masyarakat memilih melakukan perjalanan mudik menggunakan sepeda motor pribadi karena dinilai lebih praktis dan fleksibel.

Namun, perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor memerlukan persiapan yang matang. Tanpa persiapan yang baik, risiko kelelahan, kerusakan kendaraan, hingga kecelakaan dapat meningkat. Oleh karena itu, penting bagi pemudik untuk memahami berbagai tips persiapan mudik menggunakan motor pribadi agar perjalanan dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perjalanan mudik menggunakan sepeda motor.

1. Pastikan Kelengkapan Dokumen Kendaraan

Sebelum memulai perjalanan mudik, pengendara perlu memastikan seluruh dokumen kendaraan dalam kondisi lengkap dan masih berlaku. Dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), serta identitas diri.

Kelengkapan dokumen kendaraan sangat penting untuk memastikan kendaraan terdaftar secara resmi serta menghindari kendala administratif selama perjalanan. Selain itu, pengendara juga perlu memahami dan mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku di setiap wilayah yang dilalui, seperti batas kecepatan, kewajiban penggunaan helm, serta rambu-rambu lalu lintas lainnya.

Dengan membawa dokumen yang lengkap dan mematuhi aturan berkendara, perjalanan mudik dapat berlangsung lebih tertib dan aman.

2. Periksa Kondisi Motor Sebelum Berangkat

Salah satu persiapan mudik motor yang paling penting adalah memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima. Pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh dapat membantu mencegah kerusakan saat perjalanan jarak jauh.

Beberapa komponen sepeda motor yang perlu diperiksa antara lain:

  • Mengganti oli mesin apabila sudah waktunya serta memastikan volume oli cukup.

  • Memeriksa kondisi ban, termasuk tingkat keausan dan tekanan udara.

  • Mengecek kampas rem depan dan belakang agar sistem pengereman tetap optimal.

  • Membersihkan radiator dari debu atau kotoran agar sistem pendinginan mesin bekerja dengan baik.

  • Memeriksa suspensi atau shock absorber untuk memastikan tidak ada kebocoran.

  • Mengecek kondisi rantai motor atau V-belt agar tidak terlalu kendor atau aus.

  • Memastikan sistem kelistrikan seperti aki, lampu depan, lampu belakang, dan lampu sein berfungsi dengan baik.

Pemeriksaan kendaraan secara rutin akan membantu menjaga performa sepeda motor serta mengurangi risiko gangguan teknis selama perjalanan mudik.

3. Kenali Rute Perjalanan Mudik

Mengetahui rute perjalanan merupakan bagian penting dari persiapan mudik naik motor. Sebelum berangkat, pengendara disarankan mencari informasi mengenai kondisi jalan yang akan dilalui.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Kondisi lalu lintas di jalur mudik

  • Lokasi SPBU untuk pengisian bahan bakar

  • Bengkel motor di sepanjang jalur perjalanan

  • Tempat istirahat atau rest area

  • Jalur alternatif untuk menghindari kemacetan

Dengan mengetahui rute perjalanan serta memperkirakan waktu tempuh, pengendara dapat menentukan waktu keberangkatan yang lebih tepat sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman.

4. Perhatikan Barang Bawaan Saat Mudik Motor

Saat melakukan perjalanan mudik dengan sepeda motor, pengendara perlu memperhatikan barang bawaan yang dibawa. Sebaiknya membawa barang yang benar-benar diperlukan selama perjalanan.

Hindari membawa barang secara berlebihan karena dapat mempengaruhi keseimbangan kendaraan. Pastikan barang bawaan disusun dengan rapi dan terpasang dengan aman di bagasi atau tas motor tanpa melebihi kapasitas kendaraan roda dua.

Penataan barang yang baik akan membantu menjaga stabilitas kendaraan serta meningkatkan keamanan selama perjalanan.

5. Pastikan Kondisi Tubuh Fit Sebelum Berkendara

Selain kondisi kendaraan, kondisi fisik pengendara juga sangat penting dalam perjalanan mudik menggunakan sepeda motor.

Sebelum berangkat, pengendara disarankan untuk:

  • Beristirahat yang cukup

  • Mengonsumsi makanan bergizi

  • Memastikan tubuh tetap terhidrasi

  • Membawa obat-obatan pribadi jika diperlukan

Apabila merasa lelah selama perjalanan, sebaiknya berhenti sejenak untuk beristirahat agar tetap fokus saat berkendara.

6. Gunakan Perlengkapan Keselamatan Berkendara

Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat melakukan perjalanan mudik menggunakan sepeda motor. Oleh karena itu, pengendara wajib menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara yang lengkap.

Beberapa perlengkapan yang disarankan antara lain:

  • Helm standar

  • Jaket pelindung

  • Sarung tangan

  • Sepatu tertutup

Perlengkapan tersebut berfungsi untuk memberikan perlindungan maksimal bagi pengendara apabila terjadi hal yang tidak diinginkan selama perjalanan.

Mudik Aman, Perjalanan Nyaman

Dengan melakukan berbagai persiapan sebelum perjalanan, risiko gangguan selama mudik dapat diminimalkan. Persiapan kendaraan, kondisi fisik, serta perlengkapan keselamatan menjadi faktor penting untuk memastikan perjalanan berlangsung dengan aman.

Bagi masyarakat yang akan melakukan mudik menggunakan motor pribadi, selalu utamakan keselamatan, patuhi aturan lalu lintas, serta beristirahat jika merasa lelah selama perjalanan.

Selamat menempuh perjalanan mudik. Semoga perjalanan Anda aman, lancar, dan sampai tujuan dengan selamat.


© 2026 Dinas Perhubungan D.I. Yogyakarta. All Rights Reserved.