Yogyakarta — Pemerintah Daerah (Pemda) DIY bersama Pemerintah Kota Yogyakarta melaksanakan rapat implementasi uji coba full pedestrian Kawasan Sumbu Filosofi, Rabu (9/9/2026). Rapat yang berlangsung di Gedhong Pracimasana Lantai II tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti membahas operasional Regol Ayom, yang belakangan menjadi perhatian dan polemik di tengah masyarakat.

Regol Ayom dalam beberapa waktu terakhir menuai beragam tanggapan. Sejumlah masyarakat menilai keberadaan dan penataan kawasan tersebut masih perlu dievaluasi, khususnya terkait aspek keramahan bagi pejalan kaki dan penyandang disabilitas. Di sisi lain, keberadaan Regol Ayom juga memunculkan pro dan kontra di tengah masyarakat.
Melalui rapat tersebut, Pemda DIY bersama Pemkot Yogyakarta melakukan evaluasi terhadap implementasi uji coba full pedestrian di Kawasan Sumbu Filosofi, termasuk operasional Regol Ayom. Evaluasi dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mendengarkan berbagai masukan dan saran yang berkembang di masyarakat.

Rapat tersebut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari jajaran Pemerintah Daerah DIY, Pemerintah Kota Yogyakarta, perangkat daerah terkait, hingga pengelola Kawasan Sumbu Filosofi dan kawasan cagar budaya. Pihak-pihak yang diundang antara lain Wali Kota dan Wakil Wali Kota Yogyakarta, Sekretaris Daerah DIY dan Kota Yogyakarta, Dinas Perhubungan, Dinas Kebudayaan, Satpol PP, Bapperida DIY, serta instansi pengelola kawasan terkait.

Rapat yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB tersebut secara khusus diagendakan untuk membahas implementasi uji coba full pedestrian Kawasan Sumbu Filosofi dan operasional Regol Ayom.
Melalui proses evaluasi ini, Pemda DIY dan Pemkot Yogyakarta diharapkan dapat menghimpun berbagai pandangan dari masyarakat sebagai bahan perbaikan. Evaluasi juga menjadi momentum untuk memastikan penataan kawasan dapat lebih memperhatikan kenyamanan, keselamatan, aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, serta kebutuhan para pejalan kaki.


