• Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta menghadiri kegiatan Diklat Peningkatan Keselamatan dan Profesionalisme Sopir serta Awak Angkutan Umum Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PT Jasa Raharja Kantor Wilayah DIY di Hotel Mantravana, Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran keselamatan berkendara bagi para pengemudi dan awak angkutan umum di wilayah DIY.

  • Yogyakarta — Pemerintah Daerah DIY melalui Dinas Perhubungan DIY terus memperkuat langkah menuju kawasan rendah emisi (Low Emission Zone/LEZ) di Sumbu Filosofi Yogyakarta. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah penghapusan bertahap becak motor (bentor) dan penggantian dengan becak kayuh berpenguat tenaga listrik yang lebih ramah lingkungan.

  • BANTUL – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama unsur kepolisian dan instansi terkait kembali melaksanakan kegiatan Gabungan Penegakan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) sebagai upaya meningkatkan keselamatan serta kepatuhan pengguna jalan terhadap peraturan yang berlaku.

  • Musim libur sekolah identik dengan kegiatan study tour. Namun, sudahkah kita benar-benar memahami bagaimana cara memilih angkutan pariwisata yang aman, nyaman, dan berkeselamatan?

    Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengajak masyarakat mengikutiNGOPI (Ngobrol Permasalahan Transportasi) dengan tema "Cerdas Memilih Angkutan Pariwisata untuk Study Tour: Aman, Nyaman dan Berkeselamatan."

    Kegiatan ini akan diselenggarakan pada:

    ? Rabu, 10 Juni 2026
    ? Pukul 09.00 WIB – selesai
    ? Melalui Zoom Meeting dan Live YouTube Dishub DIY
    ? Gratis untuk umum dan mendapatkan sertifikat setara 2 JP (Jam Pelajaran).

    NGOPI menjadi ruang belajar bersama (sinau bareng) untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya aspek keselamatan dalam penggunaan angkutan pariwisata. Melalui diskusi ini, peserta akan memperoleh berbagai informasi penting, seperti cara memastikan kendaraan telah memenuhi standar kelaikan jalan, mengenali legalitas angkutan, hingga tips memilih jasa transportasi yang tepat untuk kegiatan study tour.

    Hadir sebagai narasumber, Anggota Komisi C DPRD DIY, Timbul Suryanto, serta Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II D.I. Yogyakarta, Dody Arifianto, S.T., M.M.Tr. Keduanya akan berbagi wawasan dan pengalaman terkait upaya mewujudkan perjalanan wisata yang aman dan berkeselamatan.

    Kegiatan ini sangat relevan diikuti oleh kepala sekolah, guru, komite sekolah, orang tua, penyelenggara wisata, mahasiswa, pelaku usaha transportasi, hingga masyarakat umum yang ingin menambah wawasan tentang keselamatan angkutan pariwisata.

    Jangan sampai keselamatan menjadi hal yang baru dipikirkan setelah terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Bekali diri dengan pengetahuan sejak awal agar setiap perjalanan study tour menjadi pengalaman yang menyenangkan, nyaman, dan selamat bagi semua.

    Mari bergabung dalam NGOPI dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan budaya transportasi yang lebih berkeselamatan.

    Informasi untuk mengikuti kegiatan dapat diakses melalui QR Code atau tautan https://linktr.ee/angkutandishubdiy.***

  • Yogyakarta — Dalam upaya menjaga kebersihan dan mewujudkan lingkungan yang nyaman serta tertata, Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan kegiatanKerja Bakti Bersama** melalui Gerakan DIY Asri pada Jumat, 19 Juni 2026.

  • Yogyakarta – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY) melanjutkan rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas layanan transportasi wisata dengan pelaksanaan materi pada hari ketiga Jumat, 19 Juni 2026 yang berfokus pada pelayanan prima dan komunikasi dasar Bahasa Inggris.

  • SLEMAN – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama World Bank menggelar Workshop Pengembangan Kerangka Pendukung Keputusan Keselamatan Jalan pada Jaringan Jalan Daerah di Indonesia (Developing Decision Support Framework for Road Safety in Indonesia’s Subnational Networks) di Ruang Rapat Dinas Perhubungan DIY, Babarsari, Sleman, Rabu (17 Juni 2026). Workshop ini diikuti berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam keselamatan jalan, mulai dari Dishub, Kepolisian, Bapperida, Dinas Kesehatan, Dinas PUPESDM, hingga PT Jasa Raharja.

  • BANTUL - Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya menjaga aset transportasi daerah terus dilakukan Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Salah satunya melalui Sosialisasi Pengamanan Aset Prasarana Angkutan yang digelar di GOR Kalurahan Palbapang, Bantul, Jumat (19/6/2026).

  • Dalam rangka memperingati Kamis Pon atau Hadeging Nagari, seluruh pegawai Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY) mengenakan pakaian adat tradisional Jawa Gagrak Ngayogyakarta saat mengikuti apel pagi pada Kamis (25/6/2026).

    Apel pagi yang dilaksanakan di Halaman Kantor Dishub DIY tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dishub DIY, Sumariyoto, S.E., M.Si. Berbeda dari biasanya yang dilaksanakan setiap hari Senin, apel pagi kali ini dipindahkan ke hari Kamis sebagai bentuk penghormatan terhadap peringatan berdirinya Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

    Seluruh rangkaian apel dilaksanakan menggunakan bahasa Jawa serta tata cara adat Jawa, mulai dari susunan acara hingga penyampaian amanat pembina apel. Pelaksanaan tersebut menjadi wujud penghormatan terhadap nilai-nilai budaya Yogyakarta sekaligus memperkuat implementasi budaya Jawa di lingkungan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

    Penggunaan busana adat Gagrak Ngayogyakarta pada Kamis Pon merupakan implementasi kebijakan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta yang mewajibkan ASN dan pelajar mengenakan pakaian adat tradisional Jawa sebagai upaya melestarikan budaya serta menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya Yogyakarta.

    Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan penilaian busana adat Gagrak Ngayogyakarta yang diikuti oleh seluruh pegawai. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk nguri-uri budaya sekaligus meningkatkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal.

    Melalui kegiatan ini, Dishub DIY terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya Yogyakarta melalui implementasi nilai-nilai budaya di lingkungan kerja, sejalan dengan semangat Hadeging Nagari yang diperingati setiap Kamis Pon.

  • Sleman - Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY) melaksanakan Gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) dengan menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Jalan Babarsari bagian selatan, Jumat (3/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di sekitar kantor Dishub DIY sekaligus bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.

  • Yogyakarta – Pemerintah Daerah DIY bersama Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat koordinasi dalam percepatan penataan Kawasan Malioboro sebagai bagian dari persiapan implementasi Low Emission Zone (LEZ). Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Widyastuti, menghadiri Rapat Koordinasi Penataan Kawasan Malioboro yang digelar di Balaikota Yogyakarta, Senin (6/7/2026).

  • YOGYAKARTA – Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) melalui Dinas Perhubungan DIY terus memperkuat komitmennya mewujudkan Malioboro sebagai Kawasan Rendah Emisi (Low Emission Zone/LEZ) melalui penataan transportasi yang terintegrasi, ramah lingkungan, dan berorientasi pada pejalan kaki. Komitmen tersebut disampaikan dalam podcast "Bincang Santai dengan Harian Jogja" yang diselenggarakan pada Jumat (3/7/2026) di Teras Malioboro 1, Yogyakarta.

  • Yogyakarta - Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima kunjungan kerja Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) di Kantor DPRD DIY dan Kantor Dinas Perhubungan DIY, Selasa (7/7/2026). Rombongan dipimpin Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa TimurH. Abdul Halim, S.H., M.H. dan diterima oleh Kepala Dinas Perhubungan DIY Chrestina Erni Widyastuti, S.E., M.Si. didampingi Kepala Seksi Angkutan Perkotaan Yuni Karuniawati, S.Si.T.

  • Bantul - Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaksanakan Operasi Penegakan Hukum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) di wilayah Imogiri, Kabupaten Bantul, Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut melibatkan unsur Ditlantas Polda DIY, Polres Bantul, Polsek Imogiri, Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Satpol PP DIY, Denpom, Korwas PPNS, serta Dinas Perhubungan DIY dengan R. Sigit Wahyu Wibowo sebagai Perwira Lapangan.

  • Yogyakarta – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Gerakan Daerah Istimewa Yogyakarta ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah), Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY) menggelar kegiatan kerja bakti serentak yang melibatkan seluruh pegawai di lingkungan Dishub DIY pada Jumat (10/7/2026) mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.

  • Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran (BPTPar) Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Dimulainya Pelaksanaan Pembangunan Tempat Khusus Parkir (TKP) Ketandan Tahap II sebagai langkah awal dalam memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan lancar, tertib, serta mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan menjelang dimulainya pekerjaan konstruksi Tahap II yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juli 2026 dan dihadiri oleh unsur pemerintah, aparat keamanan, pelaku usaha, konsultan, serta perwakilan masyarakat di sekitar kawasan Ketandan.

    Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi kepada seluruh pemangku kepentingan mengenai rencana pembangunan TKP Ketandan Tahap II sebagai kelanjutan pembangunan Tahap I yang telah selesai dilaksanakan pada tahun 2025 beserta masa pemeliharaannya. Selain menyampaikan jadwal pelaksanaan pekerjaan, kegiatan ini juga menjadi forum untuk membangun komunikasi, menyerap aspirasi masyarakat, serta memperkuat koordinasi antarinstansi sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berlangsung tanpa menimbulkan kendala teknis maupun nonteknis di lapangan.

    Kegiatan dipimpin oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Pembangunan Temoat Khusus Parkir Ketandan Tahap II melalui jajaran pelaksana proyek dan dihadiri oleh perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) DIY, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Dinas Perhubungan DIY, PPTK Pembangunan TKP Ketandan Tahap II, Polresta Yogyakarta, TNI, Hotel Melia Purosani Yogyakarta, Pemerintah Kelurahan Ngupasan, Ketua RW dan RT di kawasan Ketandan, perwakilan warga, tim pengamanan kawasan, konsultan perencana, konsultan pengawas, serta jajaran BPTPar Dinas Perhubungan DIY. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama untuk mendukung pembangunan infrastruktur perparkiran yang tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat dan aktivitas ekonomi di kawasan Malioboro.

    Dalam pemaparannya disampaikan bahwa operasional Tempat Khusus Parkir Ketandan akan ditutup sementara mulai tanggal 20 Juli - 31 Desember 2026 sebagai persiapan dimulainya pekerjaan konstruksi Tahap II. Pekerjaan fisik diperkirakan berlangsung selama kurang lebih lima bulan. Penutupan sementara tersebut dilakukan untuk menjamin keselamatan pengguna layanan parkir sekaligus memberikan ruang bagi pelaksanaan pekerjaan konstruksi agar dapat berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar keselamatan kerja.

    Dinas Perhubungan DIY menjelaskan metode pelaksanaan pekerjaan yang akan diterapkan pada Tahap II. Pondasi bangunan akan menggunakan metode bored pile yang dipilih untuk meminimalkan getaran terhadap bangunan di sekitar lokasi proyek. Sementara itu, struktur utama bangunan didominasi konstruksi baja yang diproduksi dan dirakit terlebih dahulu di workshop sehingga di lokasi proyek hanya dilakukan proses pemasangan. Metode tersebut diharapkan dapat mengurangi aktivitas pekerjaan berat di lapangan, mempercepat proses konstruksi, sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat sekitar. Mobilisasi alat berat juga direncanakan menggunakan jalur yang sama seperti pada pembangunan Tahap I serta dilaksanakan dengan pengamanan dan pengaturan lalu lintas yang telah dikoordinasikan bersama pihak terkait.

    Dalam sesi diskusi, berbagai masukan konstruktif disampaikan oleh peserta sosialisasi. Perwakilan Bapperida DIY mengusulkan agar akses jalan yang dilalui kendaraan berat diberikan perlindungan menggunakan pelat baja atau metode lain sehingga kerusakan jalan dapat diminimalkan. Selain itu, disampaikan pula perlunya menyiapkan kantong parkir alternatif untuk mengantisipasi kebutuhan parkir selama operasional TKP Ketandan dihentikan sementara.

    Perwakilan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta mengusulkan pemanfaatan area parkir Pasar Beringharjo sebagai salah satu lokasi parkir alternatif, disertai penyediaan akses pejalan kaki yang nyaman menuju kawasan Malioboro. Selain itu, diusulkan pula pemasangan papan petunjuk yang informatif agar masyarakat lebih mudah menemukan lokasi parkir alternatif dan jalur menuju pusat aktivitas di kawasan tersebut.

    Sementara itu, perwakilan warga dan Ketua RW Ketandan menyampaikan harapan agar mobilisasi material dan alat berat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Warga juga meminta agar setiap potensi kerusakan jalan maupun fasilitas umum akibat kegiatan konstruksi menjadi tanggung jawab pelaksana pekerjaan. Selain itu, masyarakat mengusulkan pemasangan speed bump pada ruas jalan di depan TKP Ketandan sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta mengurangi kecepatan kendaraan selama proses pembangunan berlangsung.

    Masukan juga disampaikan oleh Polresta Yogyakarta yang menekankan pentingnya koordinasi setiap mobilisasi kendaraan berat dengan kepolisian agar pengaturan lalu lintas dapat berjalan optimal. Di sisi lain, Polresta menyampaikan bahwa keberadaan TKP Ketandan selama ini berperan penting dalam mengurangi parkir liar di kawasan Malioboro. Oleh karena itu, selama masa penutupan operasional diperlukan penyebarluasan informasi mengenai lokasi parkir alternatif. Salah satu usulan yang mendapat perhatian adalah penyediaan QR Code pada banner maupun media sosial Dinas Perhubungan DIY yang memuat informasi titik-titik lokasi parkir resmi sehingga masyarakat dapat dengan mudah memperoleh informasi sebelum menuju kawasan Malioboro.

    Menanggapi berbagai masukan tersebut, BPTPar menyampaikan bahwa banner pemberitahuan penutupan operasional TKP Ketandan akan segera dipasang setelah pelaksanaan sosialisasi. Informasi mengenai lokasi parkir alternatif juga akan disebarluaskan melalui berbagai media informasi, termasuk media sosial, agar masyarakat tetap memperoleh kemudahan dalam mengakses fasilitas parkir selama masa pembangunan berlangsung. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, pelaksana konstruksi, dan masyarakat akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan meminimalkan dampak terhadap lingkungan sekitar.

    Pembangunan Tempat Khusus Parkir Ketandan Tahap II merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendukung kawasan strategis Malioboro. Kehadiran fasilitas parkir yang lebih representatif diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelayanan parkir, mendukung penataan kawasan perkotaan, mengurangi parkir di badan jalan, serta memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi wisatawan maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan Malioboro.

    Melalui kegiatan sosialisasi ini, Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran (BPTPar) Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk melaksanakan pembangunan secara transparan, akuntabel, dan partisipatif dengan mengedepankan komunikasi bersama seluruh pemangku kepentingan. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, pelaksana konstruksi, pelaku usaha, dan masyarakat diharapkan menjadi kunci keberhasilan pembangunan TKP Ketandan Tahap II sehingga proyek dapat diselesaikan tepat waktu, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mendukung terwujudnya sistem transportasi dan perparkiran yang lebih tertata, aman, dan berkelanjutan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

     

  • BANTUL – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY) menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pelajar Tertib Berlalu Lintas yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Pundong pada Rabu (15/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang bertujuan memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas sejak dini.

  • Yogyakarta – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan kegiatan Kerja Bakti Gerakan DIY ASRI pada Jumat, 17 Juli 2026, sebagai bentuk komitmen mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

  • Yogyakarta – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY) akan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pengamanan Aset Prasarana Angkutan pada Kamis, 16 Juli 2026 bertempat di Kalurahan Maguwoharjo, Kabupaten Sleman. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.

  • Yogyakarta – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY) resmi mengumumkan 10 Besar Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) DIY Tahun 2026. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Dishub DIY sebagai bagian dari tahapan seleksi ajang yang diikuti pelajar SMA/SMK/MA sederajat se-Daerah Istimewa Yogyakarta.

© 2026 Dinas Perhubungan D.I. Yogyakarta. All Rights Reserved.