Accessibility Tools

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Yogyakarta — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-271 Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2026, seluruh pegawai di lingkungan Dinas Perhubungan DIY melaksanakan kegiatan kebersihan dan penataan ruang kerja pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di masing-masing ruang kerja pada setiap bidang sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang rapi, bersih, dan nyaman.

Pada kegiatan tersebut, para pegawai secara bersama-sama membersihkan area kerja, merapikan dokumen dan perlengkapan kantor, serta menata kembali fasilitas ruang kerja agar lebih tertata. Lingkungan kerja yang bersih dan tertib diharapkan dapat mendukung kenyamanan pegawai dalam menjalankan tugas serta meningkatkan produktivitas kerja.

Selain dilaksanakan di kantor utama Dinas Perhubungan DIY, kegiatan kebersihan dan penataan lingkungan kerja ini juga diikuti oleh petugas di sejumlah unit pelayanan yang berada di bawah pengelolaan Dishub DIY, antara lain Tempat Khusus Parkir (TKP) Beskalan, Park and Ride Adisutjipto, serta Terminal Jombor. Para petugas di lokasi tersebut turut melakukan kegiatan pembersihan area kerja dan penataan lingkungan guna menjaga kebersihan serta kenyamanan fasilitas pelayanan bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang lebih tertib, bersih, dan nyaman di seluruh unit kerja Dinas Perhubungan DIY. Selain itu, kegiatan kebersihan dan keindahan kantor ini juga menjadi salah satu bentuk partisipasi aktif seluruh pegawai dalam memeriahkan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-271 Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2026.

Dengan lingkungan kerja yang terjaga kebersihan dan kerapihannya, diharapkan seluruh pegawai dapat bekerja dengan lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian terhadap lingkungan kerja di lingkungan Dinas Perhubungan DIY.


User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

JAKARTA — Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) resmi mengusulkan pengembangan layanan Kereta Api (KA) Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (Ditjen KA) Kementerian Perhubungan, Jumat (06/03/2026).

Usulan utama dalam pertemuan tersebut adalah perluasan relasi layanan yang semula Stasiun Yogyakarta – Stasiun YIA menjadi Stasiun Maguwo – Stasiun YIA.

Delegasi Pemda DIY yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti bersama Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Widyastuti menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai solusi strategis untuk merespons keluhan masyarakat terkait meningkatnya kemacetan di pusat Kota Yogyakarta.

Dengan memperpanjang rute hingga Stasiun Maguwo di sisi timur, akses menuju bandara diharapkan lebih tersebar dan tidak tertumpu di tengah kota.

“Perluasan layanan hingga Stasiun Maguwo diharapkan dapat mendistribusikan akses menuju bandara sehingga tidak terpusat di pusat kota,” ujar Erni.

Stasiun Maguwo dinilai memiliki potensi sebagai simpul transportasi yang strategis karena berada di kawasan timur Yogyakarta serta terintegrasi dengan berbagai moda transportasi seperti Trans Jogja.

Saat ini, KA Bandara YIA baru melayani perjalanan dari Stasiun Yogyakarta menuju Bandara YIA dengan pemberhentian di Stasiun Wates, baik melalui layanan reguler maupun ekspres.

Menanggapi usulan tersebut, Direktorat Jenderal Perkeretaapian pada prinsipnya menyatakan dukungan terhadap upaya peningkatan layanan transportasi publik yang diinisiasi oleh Pemda DIY.

Namun demikian, implementasi usulan tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut dari aspek operasional, kapasitas lintas, integrasi layanan, hingga kebutuhan penganggaran sebelum dapat direalisasikan.

Selain itu, Ditjen Perkeretaapian juga mengusulkan penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, tidak hanya dari sektor transportasi tetapi juga sektor bisnis, pariwisata, serta calon investor.

Koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas transportasi di Yogyakarta, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat serta pengembangan kawasan di sekitar Bandara Internasional Yogyakarta.


Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Yogyakarta – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut menghadiri kegiatan penerimaan kunjungan Tim Evaluasi Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bangda) Kementerian Dalam Negeri yang dilaksanakan pada Kamis (5/3/2026) pukul 09.00 WIB di Ruang Rapat Darma Praja Biro Tata Pemerintahan, yang berlokasi di Komplek Kepatihan, Yogyakarta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses evaluasi dan koordinasi program pemerintah daerah, khususnya terkait upaya pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

Acara diawali dengan penyampaian laporan oleh Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam mengenai perkembangan program pengendalian inflasi di DIY. Selanjutnya, perwakilan Tim Ditjen Bangda, Ibu Ika, menyampaikan tanggapan serta masukan terhadap program yang telah dijalankan oleh pemerintah daerah. Pada kesempatan yang sama juga disampaikan laporan dari Badan Intelijen Daerah (Binda) DIY terkait kondisi dan pemantauan yang berkaitan dengan stabilitas distribusi barang di wilayah DIY.

Memasuki sesi diskusi, Dinas Perhubungan DIY memaparkan berbagai langkah strategis yang telah disiapkan untuk mendukung pengendalian inflasi melalui kelancaran distribusi barang dan mobilitas masyarakat menjelang periode Lebaran 2026.

Salah satu fokus utama adalah antisipasi tingginya pergerakan masyarakat selama masa mudik. Diperkirakan pergerakan nasional mencapai sekitar 143,91 juta orang atau sekitar 50,1 persen dari total penduduk Indonesia, dengan sekitar 4,9 persen di antaranya menuju wilayah DIY. Pada periode Lebaran tahun sebelumnya tercatat total pergerakan di DIY mencapai sekitar 10,2 juta orang, terdiri dari sekitar 700 ribu kendaraan serta 1,4 juta penumpang.

Dalam rangka mengantisipasi peningkatan arus lalu lintas tersebut, Dishub DIY menyiapkan berbagai strategi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) dengan prioritas utama menjaga kelancaran arus kendaraan, termasuk dengan mempertimbangkan keberadaan akses jalan tol yang telah terhubung ke wilayah DIY.

Selain itu, Dishub DIY juga melakukan pemantauan distribusi barang melalui jembatan timbang. Pemantauan ini dilakukan secara uji petik untuk mengetahui jenis barang yang melintas. Namun demikian, masih terdapat tantangan berupa keengganan sebagian kendaraan untuk memasuki jembatan timbang sehingga data yang diperoleh belum maksimal. Di sisi lain, penanganan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) juga menjadi perhatian, terutama terkait toleransi kelebihan muatan pada angkutan barang pokok yang memiliki pengaruh signifikan terhadap inflasi.

Pengawasan di lapangan turut diperkuat melalui koordinasi dengan aparat penegak hukum sesuai kewenangan Dishub DIY, termasuk pemantauan dokumen perjalanan angkutan barang.

Dari sisi kebijakan transportasi, Dishub DIY juga menyampaikan adanya potensi kebijakan diskon tarif transportasi pada periode Lebaran, seperti diskon tarif tol serta diskon tarif angkutan udara hingga maksimal 30 persen yang bersifat situasional.

Selain itu, Dishub DIY telah menyiapkan rencana operasi pemantauan dan pengendalian angkutan Lebaran 2026. Prioritas utama dalam rencana tersebut adalah memastikan kelancaran distribusi angkutan barang kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), serta melakukan pemeriksaan kelaikan operasional kendaraan angkutan umum, khususnya angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) dan bus pariwisata.

Melalui berbagai langkah tersebut, diharapkan kelancaran arus transportasi serta distribusi barang di wilayah DIY dapat terjaga dengan baik sehingga turut mendukung stabilitas harga dan pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.


User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-271 Daerah Istimewa Yogyakarta, keluarga besar Dinas Perhubungan DIY menggelar kegiatan penanaman bibit sayuran secara bersama-sama pada Rabu, 4 Maret 2026 pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Belakang Kantor Dinas Perhubungan DIY dan diikuti oleh seluruh bidang di lingkungan dinas.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen internal Dinas Perhubungan DIY dalam mendukung gerakan kemandirian pangan sekaligus mempererat kebersamaan antarpegawai. Setiap bidang berpartisipasi dengan menyediakan bibit sayuran serta peralatan tanam untuk ditanam bersama-sama. Selain itu, kegiatan ini juga memanfaatkan barang bekas sebagai media tanam, seperti polybag dan galon bekas, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan optimalisasi sarana yang tersedia.

Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Widyastuti, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memiliki tujuan jangka panjang dalam mendukung ketahanan pangan di lingkungan kantor.

“Saya bersama dengan teman-teman Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta sedang menanam sayur-sayuran dan juga ada buah-buahan, ada mangga dan juga ada lemon. Ini dimaksudkan agar kita dapat menghasilkan bahan pangan sendiri. Kita mencoba untuk membudidayakan supaya nanti di sini, misalkan kantin sedang tutup, sudah ada bahan pangan. Kita tadi sudah ada lombok, terong, tomat, sawi, daun bawang, kenikir, pokoknya banyak sekali yang kita tanam. Saya berharap supaya teman-teman di bidang itu bisa merawat dan hasilnya nanti bisa kita nikmati bersama menjadi sebuah olahan masakan dapur yang ada di berkebunan. Gerakan ini kami awali pada hari ini, pada hari Rabu, 4 Maret 2026, dalam rangka memperingati Hari Jadi DIY ke-271. Tanaman-tanaman ini dapat tumbuh subur sebaik-baiknya dan kalau sudah panen kita tanam lagi. Kami menggunakan media yang seadanya karena kami tidak memiliki lahan yang cukup bagus. Kita sudah menggunakan polybag dan juga galon bekas. Terima kasih sudah mendukung dalam rangka gerakan ini untuk melestarikan pangan mandiri di Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta. Harapannya supaya kedaulatan pangan bisa terpenuhi sendiri di lingkungan Dinas Perhubungan DIY dan harapannya di dinas lainnya juga dapat melakukan hal yang sama. Sehingga apabila nanti terjadi kelangkaan, kita semua sudah siap untuk menghadapi. Untuk ulang tahun yang ke-271 ini, semoga Daerah Istimewa Yogyakarta semakin istimewa, sejahtera, makmur rakyatnya, hidup bahagia, dan nyaman sampai tua.”

Adapun berbagai jenis tanaman yang ditanam dalam kegiatan ini antara lain lombok, terong, tomat, sawi, daun bawang, kenikir, serta tanaman buah seperti mangga dan lemon. Seluruh tanaman tersebut diharapkan dapat dirawat secara berkelanjutan oleh masing-masing bidang sehingga hasil panennya dapat dimanfaatkan bersama.

Melalui kegiatan ini, Dinas Perhubungan DIY berharap semangat kemandirian, kepedulian lingkungan, dan ketahanan pangan dapat terus tumbuh, tidak hanya di lingkungan internal dinas, tetapi juga menginspirasi perangkat daerah lainnya. Momentum Hari Jadi ke-271 DIY pun dimaknai sebagai penguatan komitmen untuk mewujudkan Yogyakarta yang semakin istimewa, sejahtera, dan makmur bagi seluruh masyarakatnya.


© 2026 Dinas Perhubungan D.I. Yogyakarta. All Rights Reserved.