Yogyakarta, 5 Juni 2026 – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima kunjungan dan audiensi dari Dewan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Dema Fisipol UGM) pada Jumat (5/6) di Kantor Dinas Perhubungan DIY. Kegiatan ini menjadi wadah diskusi terkait peningkatan aksesibilitas dan inklusivitas layanan transportasi publik bagi penyandang disabilitas.
Audiensi yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti oleh perwakilan Dema Fisipol UGM melalui Divisi Advokasi Masyarakat (Advomas) serta jajaran Dinas Perhubungan DIY. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas berbagai aspirasi dan keresahan kelompok difabel terhadap ketersediaan serta aksesibilitas fasilitas transportasi umum, khususnya layanan Trans Jogja.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memaparkan hasil kajian dan policy brief yang telah disusun terkait isu aksesibilitas transportasi publik. Berbagai masukan dan rekomendasi disampaikan sebagai bahan diskusi bersama untuk mendorong terwujudnya sistem transportasi yang lebih ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Diskusi berlangsung secara interaktif dengan membahas sejumlah isu strategis, antara lain pemerataan akses transportasi publik yang terintegrasi dan inklusif, pelibatan kelompok difabel dalam proses perencanaan kebijakan, serta peningkatan aksesibilitas fisik maupun informasi pada layanan transportasi umum.
Melalui kegiatan ini, Dinas Perhubungan DIY menyambut baik partisipasi aktif mahasiswa dalam memberikan masukan terhadap penyelenggaraan transportasi publik. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan pengguna layanan, sehingga transportasi publik di DIY semakin aman, nyaman, setara, dan inklusif bagi semua kalangan.
Audiensi ini sekaligus menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas melalui penyediaan layanan transportasi publik yang mudah diakses dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.


