Accessibility Tools

  • Yogyakarta – Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Kamis (7/11/2024) di Ruang Rapat Kantor Dishub DIY untuk membahas Rencana Implementasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Kawasan Wisata Mangunan, khususnya rute Imogiri-Mangunan-Terong-Patuk.

  • Yogyakarta – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Forum Group Discussion (FGD) Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Kawasan Alun-alun Kidul Yogyakarta pada Senin, 24 Februari, di Kantor Dinas Perhubungan DIY, Babarsari, Yogyakarta.

    Menindaklanjuti rekomendasi UNESCO agar kawasan warisan budaya tetap mempertahankan keasliannya, maka diperlukan pembatasan lalu lintas di kawasan ini.

  • Yogyakarta -Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema Optimalisasi Pengendalian Kecepatan Kendaraan Berbasis Teknologi. Acara ini dihadiri oleh Kepala Bidang Lalu Lintas Perhubungan DIY, Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian, serta para pemangku kepentingan lintas instansi untuk membahas kondisi keselamatan jalan di wilayah DIY. FGD ini digelar di lingkungan Dishub DIY pada 18 November 2025 pukul 09.00 WIB. 

  • Focus Group Discussion (FGD) Sinau Bareng“Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas dalam Penanganan Kawasan Sumbu Filosofi Malioboro” telah dilaksanakan pada Selasa, 24 Februari 2026 pukul 09.00 WIB – selesai, bertempat di Ruang Rapat Kendalisodo Dinas Perhubungan DIY serta melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh 16 peserta luring dan 19 peserta daring dari unsur pemerintah daerah, kepolisian, serta para pemangku kepentingan terkait.

  • YOGYAKARTA – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang berfokus pada Arah dan Kebijakan Integrasi Transportasi Perkotaan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan DIY, Christina Erni Widiastuti, Raden Inoki Azmi Purnomo dari Komisi C DPRD DIY, serta Rizki Budi Utomo selaku moderator, beserta jajaran pemangku kepentingan terkait. Diskusi ini secara khusus menyoroti proyeksi perluasan serta optimalisasi layanan kereta api perkotaan guna mengantisipasi tantangan kemacetan di wilayah urban Yogyakarta di masa depan.

    Pembahasan diawali oleh Kepala Dinas Perhubungan DIY yang menekankan pentingnya membangun sebuah ekosistem transportasi yang saling terhubung secara padu. Sektor perkeretaapian diproyeksikan menjadi pilar utama mobilitas massal yang wajib bersinergi kuat dengan moda transportasi pendukung lainnya. Integrasi antarmoda ini direncanakan mengoneksikan jaringan kereta api dengan layanan bus Trans Jogja serta penyediaan aksesibilitas yang ramah bagi pejalan kaki demi mewujudkan konektivitas yang inklusif.

    Hadir sebagai narasumber utama, Komisi C DPRD DIY, membedah urgensi pengembangan transportasi massal berbasis rel dalam rencana induk transportasi daerah. Beliau menekankan pentingnya transportasi berkelanjutan yang ramah lingkungan untuk meningkatkan konektivitas wilayah, khususnya dalam mendorong pemerataan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Yogyakarta bagian selatan. Lebih lanjut, beliau juga menyoroti perlunya peninjauan kembali terhadap linimasa reaktivasi jalur kereta api lama agar selaras dengan dinamika pembangunan saat ini, sembari tetap mengacu pada landasan hukum regulasi daerah, yaitu Perda Nomor 8 Tahun 2017 dan Perda Nomor 1 Tahun 2026.

    Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, Dishub DIY berkomitmen untuk menyusun, mengkaji mendalam, dan mengedepankan seluruh masukan strategis ke tingkat pusat bersama Kementerian Perhubungan. Evaluasi teknis mengenai kelayakan jalur, volume penumpang, skema subsidi, operasional stabling, hingga aspek penerimaan sosial kemasyarakatan akan dirumuskan secara komprehensif. Melalui sinergi erat antara legislatif, pemangku kepentingan regional, dan pusat, diharapkan cetak biru transportasi perkotaan DIY yang efisien dan modern dapat segera terwujud.

© 2026 Dinas Perhubungan D.I. Yogyakarta. All Rights Reserved.