Accessibility Tools

  • YOGYAKARTA, 3 November 2023 – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membahas rencana penerapan bus listrik Trans Jogja dalam diskusi Sinau Bareng Transportasi yang diselenggarakan secara daring, Jumat (3/11/2023).

  • Yogyakarta, 14 November 2023 – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima beragam saran dan dukungan dari sejumlah pihak terkait rencana penerapan bus listrik di Yogyakarta pada 2024 mendatang.

  • Dalam rangka mendukung program low emission zone di kawasan sumbu filosofis, Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Dinas perhubungan DIY akan melaksanakan uji coba operasional bus listrik. Sebelum dilakukan uji coba Dinas Perhubungan (Dishub) DIY menyelenggarakan Bimtek (Bimbingan Teknis) Operasional Bus Listrik selama dua hari 18-19 November 2024 di Ruang Rapat Kendalisodo Kantor Dishub DIY dan Charging Station (SPKL ) di Bandara Adisucipto.

  • Yogyakarta—Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DIY mengadakan promo istimewa. Masyarakat kini bisa menikmati tarif spesial Rp 80 untuk seluruh layanan Trans Jogja.

  • Yogyakarta - Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY) menghadirkan promo khusus bagi pengguna TransJogja berupa tarif Rp179 dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025. Promo ini berlaku pada 16–19 September 2025 di seluruh koridor TransJogja.

  • Yogyakarta – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY) menggelar sosialisasi pengenalan Bus Listrik dengan melibatkan siswa Pondok Pesantren Sulaimaniyah Salami, Selasa (30/9/2025). Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 11.00 WIB dengan rute perjalanan dari Terminal Jombor hingga Halte Malioboro 3.

  • Bagi sebagian orang atau wisatawan yang baru pertama kali datang ke Yogyakarta, salah satu hal yang sering menjadi pertanyaan adalah soal transportasi.

  • Yogyakarta -Kabar baik bagi pelajar di Yogyakarta. Kini, pelajar dapat bepergian menggunakan Trans Jogja dengan lebih mudah dan terjangkau hanya dengan kartu pelajar sebagai alat pembayaran. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan memberikan kemudahan ini sebagai upaya mendukung mobilitas pelajar serta meningkatkan akses mereka terhadap layanan transportasi umum di Yogyakarta.  Cara menggunakan layanan ini, pelajar perlu mengikuti beberapa langkah sederhana berikut ini : 

  • Yogyakarta – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta ke-271, layanan transportasi publik Trans Jogja menghadirkan promo tarif spesial bagi masyarakat. Melalui program ini, penumpang dapat menikmati perjalanan menggunakan Trans Jogja dengan tarif hanya Rp271.

    Promo ini berlaku pada 12–24 Maret 2026 dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang melakukan pembayaran menggunakan Q-RIS melalui berbagai e-wallet maupun mobile banking.

    Program promo ini memiliki kuota terbatas sebanyak 8.000 penumpang pertama selama periode promo berlangsung. Apabila kuota telah terpenuhi, promo dapat berakhir lebih awal meskipun periode waktu promo masih berjalan.

    Selain itu, terdapat kuota tambahan khusus bagi pengguna Q-RIS melalui aplikasi Wondr by BNI. Pengguna aplikasi tersebut berkesempatan mendapatkan promo untuk 100 orang pertama selama 3 hari, dan kuota ini berada di luar kuota utama sebanyak 8.000 penumpang.

    Untuk dapat memanfaatkan promo ini, pengguna diimbau memastikan saldo minimal sebesar Rp500 pada aplikasi pembayaran yang digunakan agar transaksi dapat diproses dengan lancar.

    Melalui promo ini diharapkan masyarakat semakin tertarik menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau. Selain memeriahkan peringatan Hari Jadi DIY ke-271, program ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong penggunaan sistem pembayaran digital serta meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan transportasi umum di Yogyakarta.

    Masyarakat diimbau untuk segera memanfaatkan promo ini sebelum kuota terpenuhi. Dengan tarif yang sangat terjangkau, perjalanan berkeliling Yogyakarta menggunakan Trans Jogja kini menjadi lebih hemat dan praktis.

  • YOGYAKARTA – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang berfokus pada Arah dan Kebijakan Integrasi Transportasi Perkotaan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan DIY, Christina Erni Widiastuti, Raden Inoki Azmi Purnomo dari Komisi C DPRD DIY, serta Rizki Budi Utomo selaku moderator, beserta jajaran pemangku kepentingan terkait. Diskusi ini secara khusus menyoroti proyeksi perluasan serta optimalisasi layanan kereta api perkotaan guna mengantisipasi tantangan kemacetan di wilayah urban Yogyakarta di masa depan.

    Pembahasan diawali oleh Kepala Dinas Perhubungan DIY yang menekankan pentingnya membangun sebuah ekosistem transportasi yang saling terhubung secara padu. Sektor perkeretaapian diproyeksikan menjadi pilar utama mobilitas massal yang wajib bersinergi kuat dengan moda transportasi pendukung lainnya. Integrasi antarmoda ini direncanakan mengoneksikan jaringan kereta api dengan layanan bus Trans Jogja serta penyediaan aksesibilitas yang ramah bagi pejalan kaki demi mewujudkan konektivitas yang inklusif.

    Hadir sebagai narasumber utama, Komisi C DPRD DIY, membedah urgensi pengembangan transportasi massal berbasis rel dalam rencana induk transportasi daerah. Beliau menekankan pentingnya transportasi berkelanjutan yang ramah lingkungan untuk meningkatkan konektivitas wilayah, khususnya dalam mendorong pemerataan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Yogyakarta bagian selatan. Lebih lanjut, beliau juga menyoroti perlunya peninjauan kembali terhadap linimasa reaktivasi jalur kereta api lama agar selaras dengan dinamika pembangunan saat ini, sembari tetap mengacu pada landasan hukum regulasi daerah, yaitu Perda Nomor 8 Tahun 2017 dan Perda Nomor 1 Tahun 2026.

    Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, Dishub DIY berkomitmen untuk menyusun, mengkaji mendalam, dan mengedepankan seluruh masukan strategis ke tingkat pusat bersama Kementerian Perhubungan. Evaluasi teknis mengenai kelayakan jalur, volume penumpang, skema subsidi, operasional stabling, hingga aspek penerimaan sosial kemasyarakatan akan dirumuskan secara komprehensif. Melalui sinergi erat antara legislatif, pemangku kepentingan regional, dan pusat, diharapkan cetak biru transportasi perkotaan DIY yang efisien dan modern dapat segera terwujud.

© 2026 Dinas Perhubungan D.I. Yogyakarta. All Rights Reserved.