Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran DIY Laksanakan Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas Contraflow Trans Jogja di Terminal Jombor untuk Tingkatkan Keselamatan dan Kenyamanan Pengguna Jasa

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran (BPTP) Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan Uji Coba Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) berupa penerapan jalur contraflow bagi layanan Trans Jogja di kawasan Terminal Tipe B Jombor pada tanggal 10–11 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Terminal Jombor tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di lingkungan terminal sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan transportasi umum kepada masyarakat. 

Uji coba ini melibatkan berbagai pihak yang memiliki peran dalam pengelolaan dan operasional transportasi di Daerah Istimewa Yogyakarta, di antaranya PT Anindya Mitra Internasional selaku operator Trans Jogja dan Bus Listrik, Bidang Angkutan Dinas Perhubungan DIY, Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan DIY, jajaran Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran Dinas Perhubungan DIY, serta Paguyuban Agen dan Perwakilan Bus Malam (PABIMA) Terminal Jombor. Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman, selamat, tertib, lancar dan terintegrasi. 

Terminal Tipe B Jombor merupakan salah satu simpul transportasi utama di Daerah Istimewa Yogyakarta yang melayani pergerakan masyarakat dari berbagai wilayah. Selain melayani angkutan penumpang AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) dan AKAP (Antar Kota Antar Provinsi), terminal ini juga menjadi titik integrasi dengan layanan Trans Jogja yang setiap harinya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk melanjutkan perjalanan menuju berbagai tujuan di wilayah perkotaan Yogyakarta. Tingginya aktivitas kendaraan dan mobilitas penumpang di kawasan terminal menyebabkan perlunya pengaturan lalu lintas yang efektif agar seluruh aktivitas dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi publik yang nyaman dan aman, Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran terus melakukan berbagai upaya perbaikan tata kelola kawasan terminal. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan uji coba manajemen rekayasa lalu lintas dengan menerapkan sistem contraflow bagi armada Trans Jogja di dalam kawasan terminal. Rekayasa lalu lintas ini dirancang untuk menciptakan pola sirkulasi kendaraan yang lebih teratur sekaligus mengurangi potensi konflik antara kendaraan yang bergerak dengan aktivitas penumpang dan pejalan kaki di area terminal.

Pelaksanaan uji coba contraflow bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa, khususnya pejalan kaki yang melakukan perpindahan moda transportasi di Terminal Jombor. Selama ini, pergerakan kendaraan yang cukup padat pada beberapa titik berpotensi menimbulkan persinggungan dengan aktivitas penumpang yang berjalan menuju halte, ruang tunggu, maupun area keberangkatan dan kedatangan. Melalui penyesuaian pola sirkulasi kendaraan, diharapkan ruang gerak pejalan kaki dapat menjadi lebih aman dan risiko terjadinya konflik lalu lintas dapat diminimalkan. 

Selain aspek keselamatan, penerapan rekayasa lalu lintas ini juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional kendaraan Trans Jogja dan kendaraan lainnya yang beroperasi di kawasan terminal. Pengaturan jalur yang lebih tertata memungkinkan kendaraan bergerak dengan lebih lancar sehingga dapat mengurangi potensi kemacetan internal terminal, mempercepat waktu pelayanan, dan meningkatkan kenyamanan pengguna jasa transportasi umum. Kondisi lalu lintas yang lebih tertib juga akan memberikan dampak positif terhadap pengelolaan terminal secara keseluruhan.

Uji coba MRLL Contraflow Trans Jogja merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran dalam melakukan evaluasi dan penyempurnaan sistem pengelolaan terminal. Melalui kegiatan ini, berbagai aspek akan diamati dan dianalisis, mulai dari pola pergerakan kendaraan, waktu tempuh operasional, tingkat kelancaran arus lalu lintas, kemudahan akses penumpang, hingga tingkat keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa selama berada di lingkungan terminal. Hasil pengamatan tersebut akan menjadi bahan evaluasi yang komprehensif dalam menentukan efektivitas penerapan rekayasa lalu lintas yang diujicobakan. 

Sebagai pengelola Terminal Tipe B Jombor, Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran Dinas Perhubungan DIY memiliki komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat. Pengelolaan terminal saat ini tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana dan prasarana fisik, tetapi juga mencakup pengembangan sistem operasional yang mampu menciptakan keamanan, kenyamanan, dan kemudahan bagi seluruh pengguna layanan transportasi publik.

Pelaksanaan uji coba ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam mendorong penggunaan transportasi umum sebagai pilihan mobilitas masyarakat. Dengan terciptanya lingkungan terminal yang aman, tertib, dan nyaman, masyarakat diharapkan semakin terdorong untuk memanfaatkan transportasi umum sebagai moda perjalanan sehari-hari. Hal tersebut pada akhirnya dapat mendukung pengurangan penggunaan kendaraan pribadi, mengurangi kemacetan lalu lintas, serta mewujudkan sistem transportasi yang lebih berkelanjutan.

Di samping itu, pengembangan manajemen lalu lintas di Terminal Jombor menjadi bagian penting dalam mendukung integrasi antarmoda transportasi. Sebagai titik temu antara layanan bus antarkota dan Trans Jogja, terminal harus mampu menyediakan sistem sirkulasi yang efektif sehingga proses perpindahan penumpang dapat berlangsung dengan mudah, cepat, dan aman. Oleh karena itu, setiap upaya penataan dan rekayasa lalu lintas yang dilakukan selalu mempertimbangkan kebutuhan pengguna jasa sebagai prioritas utama.

Melalui pelaksanaan Uji Coba Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) Contraflow Trans Jogja ini, Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai pola lalu lintas yang paling efektif untuk diterapkan di Terminal Jombor. Hasil evaluasi dari kegiatan tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyempurnaan pengaturan sirkulasi kendaraan dan penumpang sehingga pelayanan transportasi publik di Terminal Jombor dapat terus ditingkatkan.

Dengan adanya inovasi dan evaluasi berkelanjutan seperti ini, Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran Dinas Perhubungan DIY menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan terminal yang aman, nyaman, tertib, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui kolaborasi antara pemerintah, operator transportasi, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan Terminal Jombor dapat semakin optimal dalam menjalankan fungsinya sebagai simpul transportasi publik yang mendukung mobilitas masyarakat dan pembangunan transportasi berkelanjutan di Daerah Istimewa Yogyakarta.


© 2026 Dinas Perhubungan D.I. Yogyakarta. All Rights Reserved.