Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali melaksanakan hari kedua kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan dan Peningkatan Skill Pengemudi Moda Tradisional Yogyakarta pada Selasa, 19 Mei 2026, di Balai Tanjung Kompleks Kepatihan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pada pelaksanaan hari kedua ini, tema yang diangkat berfokus pada kebudayaan, khususnya mengenai nilai-nilai filosofis dan historis Sumbu Filosofi Yogyakarta. Materi tersebut diberikan sebagai upaya meningkatkan pemahaman para pengemudi becak listrik dan pengemudi andong terhadap nilai budaya yang melekat pada kawasan Yogyakarta sebagai daerah istimewa dan tujuan wisata budaya.
Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai sejarah, makna filosofis, serta keterkaitan kawasan Sumbu Filosofi dengan identitas budaya Yogyakarta. Selain menjadi pengemudi moda tradisional, peserta juga diharapkan mampu menjadi bagian dari wajah pelayanan wisata yang dapat memberikan informasi serta pengalaman yang baik kepada wisatawan.

Bimbingan teknis ini menjadi salah satu langkah Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan moda transportasi tradisional yang tidak hanya mengedepankan keselamatan dan kenyamanan, tetapi juga pemahaman terhadap nilai budaya dan sejarah daerah. Dengan demikian, keberadaan becak listrik dan andong diharapkan dapat terus mendukung citra Yogyakarta sebagai kota wisata budaya yang ramah dan berkarakter.