Bidang Angkutan

Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki beberapa bidang dan layanan yang saling berkaitan dan dapat diakses oleh masyarakat.
Bidang Angkutan

Bidang Angkutan mempunyai tugas melaksanakan perencanaan teknis, koordinasi, pembinaan, pengendalian, dan fasilitasi penyelenggaraan angkutan untuk meningkatkan penyediaan layanan angkutan umum dalam trayek dan angkutan tidak dalam trayek.

Bidang Angkutan mempunyai fungsi:
  1. penyusunan program kerja Bidang Angkutan;
  2. penyiapan bahan rumusan kebijakan teknis Bidang Angkutan;
  3. pembinaan, pemantauan, dan evaluasi angkutan dalam trayek;
  4. pembinaan, pemantauan, dan evaluasi angkutan tidak dalam trayek;
  5. pengembangan sarana prasarana penunjang pelayanan angkutan;
  6. pelestarian moda transportasi tradisional;
  7. pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan;
  8. pemantauan, evaluasi dan penyusunan laporan program Bidang Angkutan; dan
  9. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsi Dinas.

Seksi Angkutan Dalam Trayek

Seksi Angkutan Dalam Trayek mempunyai tugas melaksanakan pembinaan, pemantauan, pengaturan dan evaluasi angkutan dalam trayek meliputi angkutan perkotaan, angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP), angkutan antarkota antar provinsi (AKAP) dan perkeretaapian.

Seksi Angkutan Dalam Trayek mempunyai fungsi:
  1. penyusunan program kerja Seksi Angkutan Dalam Trayek;
  2. penyiapan fasilitasi kebijakan teknis angkutan dalam trayek;
  3. penyusunan rencana umum jaringan trayek Angkutan Perkotaan, AKDP dan perkeretaapian;
  4. penyusunan bahan penetapan trayek Angkutan Perkotaan, AKDP dan perkeretaapian;
  5. penyusunan bahan penetapan jumlah Armada Angkutan Perkotaan, AKDP dan perkeretaapian;
  6. penyiapan bahan pertimbangan teknis perijinan angkutan perkotaan, AKDP, AKAP dan perkeretaapian;
  7. penyusunan perhitungan tarif penumpang kelas ekonomi untuk angkutan perkotaan, AKDP dan perkeretaapian;
  8. penyiapan penetapan dan evaluasi jam perjalanan Angkutan Perkotaan, AKDP dan perkeretaapian;
  9. penyediaan sarana prasarana penunjang pelayanan angkutan;
  10. pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan Angkutan Perkotaan, AKDP dan perkeretaapian;
  11. pelaksanaan penilaian kinerja dan pembinaan operator Angkutan Perkotaan dan AKDP;
  12. pengelolaan data dan informasi Angkutan Dalam Trayek,
  13. perencanaan, penetapan standar operasional pelayanan Angkutan Dalam Trayek;
  14. penyusunan dan penetapan standar, pemeliharaan, perawatan, pelaksanaan pengadaan dan pembangunan, sarana dan prasarana Angkutan Dalam Trayek;
  15. pemantauan, evaluasi dan penyusunan laporan Seksi Angkutan Dalam Trayek; dan
  16. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsi Dinas.

Seksi Angkutan Tidak Dalam Trayek

Seksi Angkutan Tidak Dalam Trayek mempunyai tugas melaksanakan pembinaan, pemantauan, pengaturan dan evaluasi angkutan orang dengan menggunakan taksi, angkutan orang dengan tujuan tertentu, angkutan orang untuk keperluan pariwisata, angkutan orang di kawasan tertentu, angkutan
barang, dan moda transportasi tradisional;

Seksi Angkutan Tidak Dalam Trayek mempunyai fungsi:
  1. penyusunan program kerja Seksi Angkutan Tidak Dalam Trayek;
  2. penyusunan bahan penetapan angkutan taksi dan sewa khusus;
  3. penyiapan bahan pertimbangan teknis perizinan angkutan orang dengan menggunakan taksi, angkutan orang dengan tujuan tertentu, angkutan orang untuk keperluan pariwisata, angkutan orang di kawasan tertentu, angkutan barang, dan moda transportasi tradisional;
  4. perencanaan dan pengembangan jaringan lintas angkutan barang;
  5. penyusunan perhitungan tarif angkutan taksi;
  6. pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan angkutan orang dengan menggunakan taksi, angkutan orang dengan tujuan tertentu, angkutan orang untuk keperluan pariwisata, angkutan orang di kawasan tertentu, angkutanbarang, dan moda transportasi tradisional;
  7. pelaksanaan penilaian kinerja dan pembinaan operator angkutan orang dengan menggunakan taksi, angkutan orang dengan tujuan tertentu, angkutan orang untuk keperluan pariwisata, angkutan orang di kawasan tertentu, angkutan barang, dan moda transportasi tradisional;
  8. pemantauan, evaluasi, dan penyusunan laporan Seksi Angkutan Tidak Dalam Trayek; dan
  9. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsi Dinas.
Sumber : PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 64 TAHUN 2018 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS, FUNGSI, DAN TATA KERJA DINAS PERHUBUNGAN
Pengemudi Angkutan Umum Harus Punya Kompetensi Memadai

Pengemudi Angkutan Umum Harus Punya Kompetensi Memadai

Sebagai wujud kepedulian ikut berperan aktif dalam menurunkan angka kecelakaan lalulintas di jalan...


Category: Bidang Angkutan Darat
Hebat! Dukung Gerakan Membaca, Pria Ini Ubah Becak Jadi Perpustakaan

Hebat! Dukung Gerakan Membaca, Pria Ini Ubah Becak Jadi Perpustakaan

Belasan buku terjejer rapi, tertata dalam sebuah rak kecil yang terselip di belakang bangku...


Category: Bidang Angkutan Darat
Belasan Kendaraan Terjaring Razia Dishub DIY

Belasan Kendaraan Terjaring Razia Dishub DIY

Tutupnya sejumlah jembatan timbang selama angkutan Lebaran rupanya dimanfaatkan oleh segelintir...


Category: Bidang Angkutan Darat
Dishub Bantul antisipasi kemacetan jalur menuju perbukitan Mangunan

Dishub Bantul antisipasi kemacetan jalur menuju perbukitan Mangunan

Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mengantisipasi bus pariwisata...


Category: Bidang Angkutan Darat
Bagi pemudik Lebaran, jangan lewat jalur Pleret-Dlingo

Bagi pemudik Lebaran, jangan lewat jalur Pleret-Dlingo

Bantul (ANTARA News) - Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tidak...


Category: Bidang Angkutan Darat
© 2019 Dinas Perhubungan D.I. Yogyakarta. All Rights Reserved.