Yogyakarta, 22 September 2026 – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran bekerja sama dengan Puskesmas Mlati II Sleman dan Yayasan Vesta Indonesia melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang beraktivitas di lingkungan Terminal Jombor, Selasa (22/9).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta kepedulian masyarakat terhadap kesehatan, khususnya terkait HIV dan sifilis serta pemantauan kadar glukosa darah.
Sebanyak 39 peserta mengikuti rangkaian kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan. Peserta terdiri atas 28 laki-laki dan 11 perempuan, dengan sasaran utama kru angkutan umum, pedagang kaki lima (PKL), karyawan agen perusahaan otobus (PO), serta masyarakat lain yang beraktivitas di lingkungan Terminal Jombor.
Dalam kegiatan tersebut, Puskesmas Mlati II Sleman memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan HIV, sifilis, dan glukosa darah. Selain pemeriksaan, petugas puskesmas memberikan edukasi kepada peserta mengenai hasil pemeriksaan dan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 39 peserta, tidak terdapat peserta dengan hasil pemeriksaan HIV reaktif. Sementara itu, terdapat satu peserta dengan hasil pemeriksaan sifilis reaktif. Peserta tersebut selanjutnya mendapatkan edukasi dan diarahkan untuk memperoleh tindak lanjut pelayanan kesehatan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Sementara itu, Yayasan Vesta Indonesia berperan dalam sosialisasi, edukasi, dan pendampingan terkait HIV dan sifilis kepada kelompok sasaran. Informasi yang disampaikan meliputi cara penularan, upaya pencegahan, pentingnya deteksi dini, serta akses layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Yayasan Vesta Indonesia turut berperan dalam menjangkau dan membangun komunikasi dengan kelompok sasaran, khususnya masyarakat yang beraktivitas di lingkungan Terminal Jombor. Pendekatan tersebut dilakukan untuk mendorong keterbukaan masyarakat dalam memperoleh informasi kesehatan serta meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, melakukan deteksi dini, serta memanfaatkan layanan kesehatan secara tepat.
Kolaborasi antara Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran, Puskesmas Mlati II Sleman, dan Yayasan Vesta Indonesia menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam mendekatkan informasi dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di lingkungan terminal.
Terminal Jombor sebagai salah satu simpul transportasi memiliki aktivitas dan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Oleh karena itu, pelaksanaan sosialisasi, edukasi, pendampingan, dan pemeriksaan kesehatan di lingkungan terminal diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara langsung serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini.
Melalui kegiatan tersebut, para kru angkutan umum, pedagang kaki lima, karyawan agen perusahaan otobus, serta masyarakat lainnya diharapkan memperoleh informasi yang benar mengenai HIV dan sifilis, memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan, serta mengetahui akses layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan apabila membutuhkan pemeriksaan maupun tindak lanjut.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan lembaga masyarakat dalam mendukung terciptanya lingkungan Terminal Jombor yang aman, nyaman, dan sehat.


