Dishub DIY Ajak Masyarakat Kembali ke Angkutan Umum

Dishub DIY turut membantu Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mensosialisasikan "Gerakan Kembali ke Angkutan" dengan mengembangkan angkutan umum berbasis bus

Kepala Dinas Perhubungan DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, meluncurkan 'Gerakan Kembali ke Angkutan Umum' di Terminal Jombor, Minggu (12/12/2021). Dalam rangka mengurangi kemacetan, meningkatkan keselamatan lalu lintas, dan meningkatkan semangat kembali ke angkutan.

Pada sambutannya, beliau menyampaikan perkembangan jalur angkutan umum berbasis bus seperti Trans Jogja dan Teman Bus yang mempunyai total 14 jalur.

"Perkotaan ada 14 jalur sudah kami lengkapi dengan trans Jogja 11 dan 3 jalur dengan teman bus," jelasnya.

Selain itu, Jogja sebagai yang juga dikenal sebagai kota wisata berharap dengan adanya bus seperti Teman Bus dapat membantu mobilitas wisatawan ke destinasi-destinasi wisata Jogja.

"Semoga teman bus menjadi bagian dari kita untuk pelayanan tempat-tempat destinasi wisata yang kita tahu bahwa Yogyakarta andalannya selain kota pendidikan adalah daerah wisata."katanya.

Ibu Ni Made Dwipanti Indrayanti juga mengajak semua kalangan kembali ke angkutan umum atau setidaknya mencobanya sebagai solusi penggunaan angkutan pribadi.

"Bagaimana kemudian pergerakan kita. Mobilitas kita itu berkelanjutan, ketika semuanya menggunakan angkutan pribadi akan kita rasakan. Kehidupan kita menjadi tidak nyaman. Dengan angkutan umum, ini adalah salah satu solusi yang terbaik bagaimana kita kedepan lebih baik lagi. Jadilah mari sama-sama kita menggunakan angkutan umum untuk perkotaan saya yakin semua bisa diakses dengan baik. Integrasinya cukup bagus dengan moda yang lain. Jadi mari semuanya kita mencoba. Kalo kita belum mencoba. Kita belum merasakan. Bagaimana enaknya naik angkutan umum," ujarnya.

Sementara Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Suharto dalam videonya, optimis dengan adanya sistem Buy by Service dapat mempermudah masyarakat menggunakan angkutan umum

"Untuk mengintervensi pengembangan angkutan umum perkotaan Indonesia sehingga menuntun terobosan yang inovatif, responsif terhadap bus selama ini. Dengan Buy by service yang meliputi sistem operasional, sistem pemeliharaan, sistem pengelolaan keuangan, dan sistem SDM yang diukur secara real-time," terangnya.

Adanya Teman Bus yang menyediakan pembayaran berbasis non tunai untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan serta kenyamanan mobilisasi dengan fasilitas seperti CCTV, sensor alarm pengemudi, kapasitas penumpang 40, dan selalu mengikuti protokol kesehatan adalah salah satu upaya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang.

Hadir secara virtual, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi; Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Suharto dan hadir secara langsung Kepala BPTD Wilayah X Jateng-DIY, Eko Agus Susanto; serta Kepala Subbag Tata Usaha UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Sleman Sapandi.


© 2022 Dinas Perhubungan D.I. Yogyakarta. All Rights Reserved.