Pemda DIY Siap Bangun Tempat Khusus Parkir Dikawasan Malioboro

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Minimnya lahan parkir di kawasan Malioboro menjadi persoalan tersendiri. Bila sentra pedagang kali lima (PKL) yang dibangun dibekas eks Bioskop Indra terbangun, maka diperlukan kawasan parkir yang letaknya tidak terlamlau jauh.

Guna memecahkan permasalahan tersebut Pemda DIY telah menyiapkan lahan, untuk pembangunan tempat khusus parkir (TKP) di Jalan Beskalan, Ngupasan, Jogja. Tepatnya disisi selatan pusat perbelajaan Ramai Mol.

Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Sapto Raharjo memaparkan TKP Beskalan ditargetkan selesai tahun ini juga, sejalan dengan pembangunan sentra PKL bekas Bioskop Indra. TKP Beskalan, nantinya dibangun di atas sebidang tanah dengan luasan 1.148 meter persegi.

Sigit mengungkapkan untuk pembangunan TKP Beskalan diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 10 Miliar. ”TKP Beskalan memiliki daya tampung 384 kendaraan roda dua dan 19 kendaraan roda empat,” katanya.

Proyek TKP Beskalan telah memasuki tahap pembuatan rencana kerja dan syarat (rks). Selanjutnya, agar proses pembangunan segera berjalan, rks akan segera diserahkan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk melaksanakan lelang.

"Maret lelang harus segera dilaksanakan, sehingga April sudah mulai dikerjakan," kata Sigit.

Dikatakan, sesuai masukan dari Gubernur DIY, saat pemaparan revitalisasi Malioboro tahap 3, sentra PKL diminta untuk terintegrasi dengan TKP Beskalan. Hal itu dimaksudkan, untuk mengurangi kepadatan Jalan Malioboro. Disamping, jalan itu juga nantinya sebagai menuju sentra PKL.

Namun, untuk mewujudkan keinginan tersebut, Pemda harus melakukan pembebasan lahan. Apaalgi, kawasan tersebut menjadi salah satu pemukiman padat.

Dikataka3n, proyek jalan penghubung akan dilakukan secara kolaboratif bersama Dinas Perkerjaan Umum, Perumahan - Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM). Survey untuk mengetahui jalan pemilik rumah yang akan dilalui jalan penghubung akan dilaksanakan pada tahun ini.

"Tinggal menunggu persetujuan warga saja. Kita coba untuk lakukan pendataan," jelasnya.

Sumber : bacajogja.com


© 2019 Dinas Perhubungan D.I. Yogyakarta. All Rights Reserved.